Daftar Publikasi
Publikasi adalah informasi yang disajikan dalam bentuk grafik agar lebih mudah dipahami.
UNDUH PUBLIKASI
Buku Statistik Terkini Ekonomi Pertanian Agustus 2025 berisi data terkini Ekspor, Impor, Indeks Harga Konsumen (IHK), Inflasi, Nilai Tukar Petani (NTP), data harga produsen beberapa komoditas pertanian, perkembangan harga rata-rata grosir beras dan pasokan di PIBC, harga rata-rata dan pasokan di Pasar Induk Kramat Jati, serta kurs rupiah bulan Juli 2025. Data yang disajikan dalam buku ini bersumber dari beberapa instansi baik di lingkup Kementerian Pertanian maupun instansi lainnya seperti Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia, Pasar Induk Beras Cipinang, Pasar Induk Kramat Jati dan BKPM yang diolah Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian.
UNDUH PUBLIKASI
Tahun 2020 – 2024, terdapat enam provinsi sentra bawang merah dengan kontribusi kumulatif mencapai 91,60% terhadap total produksi bawang merah Indonesia, tahun 2024 sebesar 2.08 juta ton. Provinsi Jawa Tengah merupakan produsen bawang merah terbesar dengan persentase kontribusi mencapai 29,15%. Provinsi Jawa Timur dan Sulawesi Selatan berada di urutan kedua dan ketiga dengan kontribusi masing-masing sebesar 22,86% dan 11,28%. Selanjutnya Provinsi Sumatera Barat dengan kontribusi sebesar 11,06%, Jawa Barat sebesar 9,58% dan Nusa Tenggara Barat sebesar 7,67% dari total produksi bawang merah Indonesia. Provinsi produksi lainnya memberikan total kontribusi 8,40%.
UNDUH PUBLIKASI
Terdapat sepuluh provinsi sentra produksi kelapa yang memberikan kontribusi mencapai sebesar 66,14% terhadap total produksi kelapa Indonesia. Sentra kelapa dengan kontribusi kumulatif Sentra produksi kelapa tersebar dibeberapa provinsi di Indonesia. Provinsi Riau merupakan provinsi urutan utama sebagai penghasil kelapa di Indonesia dengan kontribusi mencapai 14,45% selama periode 2021 – 2025. Sulawesi Utara, Jawa Timur, Maluku Utara, Sulawesi Tengah dan Jawa Tengah merupakan provinsi sentra produksi kelapa Indonesia yang memberikan kontribusi yang cukup besar juga terhadap total produksi kelapaIndonesia masing-masing sebesar 9,45%, 8,03%, 7,16%, 7,01% dan 5,54%, provinsi lainnya berkontribusi dibawah 5%.